Berikutini adalah 7 jenis plastik yang perlu dikenali: 1. Polyethylene terephthalate (PET atau PETE) Bahan plastik ini biasanya digunakan sebagai kemasan minuman, minyak goreng, sambal, dan sebagainya, yang berwarna bening atau tembus pandang. Plastik PET direkomendasikan hanya untuk sekali pakai saja. Apabila dipakai berulang kali, apalagi
PengolahanMinuman Segar. Minuman segar adalah minuman yang menghilangkan rasa dahaga, menyegarkan, terasa nyaman, ringan, dan menyehatkanBuah dan sayuran dapat dibuat m inuman segar. Pengolahan minuman segar sangat banyak ragamnya di Nusantara, antara lain cendol khas Bandung (di Jawa Tengah dikenal dengan es dawet), es pisang hijau khas
Fungsiutama kemasan adalah untuk membungkus produk agar kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak memiliki kemasan, maka kemungkinan untuk produk terutama makanan dan minuman akan mudah terkontaminasi oleh berbagai hal. Beberapa makanan dan minuman membutuhkan suhu tertentu untuk menjaga kualitasnya. Makanya, untuk beberapa produk, kemasan memang
Vay Nhanh Fast Money. Ada banyak produk yang bisa dikemas dengan berbagai macam material kemasan. Setiap material kemasan sebenarnya sangat cocok untuk digunakan di banyak produk yang ada di pasaran. Tapi, ada produk yang tidak cocok dengan beberapa bahan kemasan tertentu. Kira-kira apa bahan kemasan yang paling tepat untuk produk kamu? Temukan jawabannya di artikel ini. Secara umum sebenarnya ada 6 bahan kemasan yang umum digunakan. Keenam bahan yang ada bisa kamu personalisasikan dengan beragam material lain yang mungkin saja untuk dikombinasikan dengan kemasan primer yang kamu gunakan. 1. Plastik Kemasan plastik jadi salah satu bahan baku utama yang paling banyak digunakan dalam produksi kemasan. Hal ini karena material plastik bisa didapat dengan mudah dan dijual dengan harga yang cukup ramah dikantong. Tidak hanya itu, sebuah kemasan yang terbuat dari plastik dikenal memiliki beberapa keunggulan dan ketahanan yang cukup. Dibanding dengan yang lainnya, kemasan plastik banyak sekali digunakan untuk hampir semua produk. Makanan sampai minuman bisa sangat cocok untuk dikemas dengan plastik. Plastik terdiri dari banyak jenis dan kategori yang bisa kamu pilih, namun untuk produk makanan biasanya paling banyak menggunakan jenis PET, HDPE, PVC, LDPE, PP, dan PS. Bahan plastik sangat tepat untuk produk snack, minuman, bumbu dapur, kecap, minyak, sambal, biskuit, mainan bayi, cairan kimia, dan hampir semua produk lain. 2. Kertas Selanjutnya ada kemasan kertas yang juga tidak kalah banyak digunakan sebagai wadah pengemas yang sangat tepat dan bisa menjadi rekomendasi untuk produk kamu. Sebagai bahan kedua yang banyak digunakan oleh para produsen, kemasan kertas banyak disukai karena ada banyak jasa cetak kemasan yang memproduksi kemasan kertas ini. Berbeda dari kemasan plastik yang bisa digunakan untuk banyak produk tanpa terkecuali, bahan kemasan kertas hanya cocok untuk masuk ke produk padat yang tidak memiliki banyak kadar air. Walaupun sekarang sudah ada cukup banyak kemasan kertas yang juga tahan air dan biasa dijadikan wadah untuk kemasan makanan berkuah, rupanya hal tersebut juga didukung oleh lapisan plastik yang ada di dalam wadah tersebut. Sama seperti plastik, kemasan kertas juga terdiri dari banyak jenisnya. Jenis yang ada di kemasan kertas pun bisa menentukan kecocokannya untuk penggunaan produk seperti apa yang akan dikemas. Namun setidaknya kemasan kertas cocok untuk produk makanan ringan, makanan cepat saji yang memiliki kadar minyak sedikit, biskuit, kue, teh, dan kopi. 3. Aluminium source pixabay Selanjutnya ada kemasan yang berbahan dasar aluminium. Jika mencari kemasan kedap udara, sebaiknya gunakan kemasan aluminium untuk produk-produk kamu. Jenis kemasan yang satu ini emang sangat cocok untuk produk-produk yang harus tahan sama sinar matahari. Kemasan aluminium biasanya perlu tambahan plastik yang digunakan sebagai pelindung tambahan dalam sebuah kemasan. Karena ada tambahan plastik, kemasan aluminium foil bisa dicetak jadi beragam bentuk yang diinginkan. Misalnya seperti sachet, standing pouch, dan kemasan lainnya. Sebuah bahan aluminum biasanya sangat cocok untuk produk kopi, sambal, bumbu halus, makanan ringan. 4. Karton source pixabay Satu tingkat lebih kuat dari kemasan kertas, kemasan karton biasanya dipakai oleh banyak produk non makanan. hal ini karena ketahanan dan kekuatan produk yang dikemas dengan karton bisa lebih kuat. Konsep karton yang kaku bisa membuat produk tetap terjaga. Pada umumnya, kemasan yang terbuat dari karton disebut sebagai corrugated box. Tapi bukan berarti corrugated box tidak bisa digunakan oleh produk makanan, sekarang juga ada banyak produk makanan yang menggunakan kemasan karton. Kemasan karton bisa memiliki kesan yang baik untuk konsumen, hal ini karena produk makanan yang dikemas dengan karton biasanya terlihat lebih elegan dan mewah serta berkelas. Setidaknya, produk inilah yang cocok untuk dikemas dengan karton kue ulang tahun, biskuit, sepatu, pakaian, hijab, buku, parfum, jam, perhiasan, dan sebagainya. 5. Kayu source pixabay Kemasan kayu biasanya digunakan oleh produsen-produsen dalam skala besar. Misalnya seperti produk-produk sayuran yang akan dipasarkan ke pasar tradisional atau supermarket tertentu. Kayu yang digunakan biasanya berukuran cukup besar karena mampu memuat cukup banyak produk yang ada. Untuk produsen skala besar, kemasan kayu sangatlah dibutuhkan. Hal ini karena banyak produk yang butuh untuk dimuat dan dikemas dalam skala yang besar. Produk yang cocok dikemas dalam kemasan kayu misalnya seperti buah-buahan segar, sayur, telur. 6. Logam source pixabay Yang terakhir adalah logam, logam merupakan salah satu material yang cukup banyak digunakan untuk bahan material kemasan. Bahan baku logam biasanya akan dibuat menjadi bentuk kaleng yang sangat melindungi produk. Kemasan kaleng biasanya digunakan untuk produk makanan olahan, daging, buah kaleng, susu kental manis, kornet, dan sebagainya. Post Views 39,425
Bahan & Bumbu Foto Pixabay/Silviarita Untuk membuat minuman segar yang istimewa dan menarik, sebaiknya usahakan agar padu padan antara bahan cairan, pemanis, serta isinya cocok dan serasi. Berikut tiga hal yang wajib dipertimbangan sebelum membuat minuman penghilang dahaga 1/ Bahan cairan Berfungsi sebagai bahan utama, sekaligus menambah cita rasa dan mempercantik penampilan. Air matang paling umum digunakan, namun untuk itu diperlukan tambahan bahan lain untuk menambah cita rasa minuman. Penambahan santan atau susu bisa menyumbang rasa gurih. Sari buah juga mampu memberi tambahan rasa yang segar. Sari buah bisa dibuat dari buah yang ada, ataupun memanfaatkan sari buah siap pakai yang banyak tersedia di pasar swalayan. Bisa juga dimanfaatkan bahan-bahan yang bisa diseduh seperti teh, bunga rosela, daun mint, daun pandan, dan sebagainya. Selain memiliki aroma khas, bahan seduhan juga menampilkan warna yang khas, misalnya teh hijau, atau bunga rosela yang menghasilkan warna merah yang menggiurkan. Air kelapa, terutama yang masih muda dan baru, sering jadi pilihan karena rasanya masih segar dan khas. Untuk variasi, bisa juga digunakan air soda karena kandungan soda di dalamnya memberi cita rasa berbeda dan sedikit kejutan di lidah. Karena ada air soda manis, dan air soda yang tawar maka perhitungkan penggunaan bahan pemanis dalam padu padannya sesuai jenis air sodanya. 2/ Bahan pemanis Untuk pemanis minuman selalu gula pasir atau gula merah, dapat juga digunakan sirop rasa buah, sirop gula simple syrup, susu kental manis atau madu. Selain rasanya yang manis, sirop atau susu kental manis lebih mudah larut dalam cairan dan juga mudah didapat. Selain memanfaatkan bahan pemanis siap pakai yang tersedia di pasar swalayan atau pasar tradisional, Anda juga bisa membuat sirop sendiri. Selain lebih praktis, tingkat kekentalan dan kemanisannya dapat disesuaikan dengan selera. Sirop ini dapat dibuat beberapa hari sebelumnya dan dalam jumlah yang banyak sekaligus. Sebaiknya sirop dimasukkan ke dalam botol atau stoples bertutup rapat, kemudian diberi label tanggal pembuatannya dan disimpan dalam lemari es. Sirop buatan sendiri yang disimpan dengan baik dapat tahan selama ± 1 – 2 bulan. 3/ Bahan isi Untuk isi minuman segar dapat digunakan aneka jenis buah segar seperti markisa, mentimun, buah naga, kiwi, mangga, avokad, jambu biji, semangka, melon, jeruk, rambutan, ataupun nangka. Pemanfaatan daging buah bisa dengan dipotong kecil atau diserut tergantung kebutuhannya. Buah kalengan juga bisa menjadi pilihan karena selain praktis juga mudah didapat, baik di pasar swalayan ataupun di pasar tradisional. Ada berbagai macam buah kaleng, tidak hanya buah-buahan impor yang sulit didapat di Indonesia, namun juga buah-buahan lokal seperti pepaya, rambutan, nanas, kelengkeng, jeruk, atau campuran buah. Buah dalam kaleng biasanya dikemas dalam sirop gula sebagai cairan perendamnya, sehingga bila cairan ini akan dimanfaatkan dalam minuman, perhitungkan bahan pemanisnya. Berbagai jenis manisan, baik yang kering ataupun yang basah seperti manisan ceri, sultana, kismis, ataupun raisin juga dapat menambah cita rasa dan mempercantik penampilan umum. Berbagai jenis tapai dapat ditambahkan untuk isi minuman, seperti tapai singkong, tapai beras, atau tapai ketan. Ingat, pemakaian tapai harus memperhatikan tingkat kematangan fermentasinya, karena tapai yang belum lama difermentasi rasa dan aromanya kurang sedap. Sedang tapai yan terlalu lama fermentasinya, akan mengeluarkan aroma dan rasa alkohol yang cukup menyengat dan sedikit asam. Bahan lain yang bisa ditambahkan ke dalam minuman adalah sari kelapa nata de coco, rumput laut, cendol, biji mutiara siap pakai, dan juga cincau, baik yang hitam maupun yang hijau. Klik halaman berikutnya untuk melanjutkan Share REVIEW VIDEO
Penyajian ataupun kemasan merupakan tahap akhir dari proses pembuatan produk olahan pangan. Penyajian/pengemasan memegang peranan penting dalam produksi pengolahan pangan karena akan menjadi daya tarik orang untuk memakannya atau konsumen untuk membelinya. Wadah penyajian digunakan jika kita makan di tempat penjualan. Penggunaan wadah kemasan biasanya untuk makanan yang dibawa pulang oleh pembeli. Penyajian/pengemasan produk pangan telah dilakukan sejak masa lampau. Biasanya, minuman tradisional tertentu disajikan atau dikemas dengan menggunakan buah itu sendiri dan minuman air nira pada buluh bambu. Sesuai dengan kemajuan zaman, teknologi, dan kebutuhan manusia, produk kemasan pun berkembang terus-menerus. Kecanggihan teknologi pengolahan makanan, pengemasan, dan penyimpanan secara tidak langsung sebagian memang menguntungkan konsumen. Sekarang bahan kemasan yang umum digunakan adalah terbuat dari kertas, kaca/gelas, plastik atau bahan Sumber Gambar Wadah minuman menggunakan buah itu sendiri minuman kelapa muda pada buah kelapa, es buah pada wadah buah semangka dan air nira pada wadah buluh bambu Pohon kelapa dan buahnya kaya akan manfaat bagi manusia. Tahukah kamu manfaat lain dari buah kelapa? biodegradasi biodegradable packaging. Namun, tidak semua kemasan tradisional ditinggalkan. Ada beberapa produk pangan menggunakan kombinasi kemasan, yaitu kemasan tradisional dan kemasan masa kini. Tidak semua bahan dapat digunakan sebagai wadah penyajian atau kemasan pangan olahan. Ada kriteria tertentu yang harus diperhatikan dalam pemilihan wadah penyajian/kemasan, antara lain sebagai berikut. a. Bahan kemasan/wadah penyajian tidak berbau sehingga tidak mempengaruhi atau mengubah rasa dari produk pangan olahan. b. Bahan kemasan/wadah penyajian memiliki kekuatan sebagai tempat produk pangan olahan. c. Bahan kemasan/wadah penyajian mudah di- dapat. d. Bahan kemasan/wadah penyajian aman bagi kesehatan dan bersih. Kriteria tersebut sangat sesuai dengan fungsi kemasan. Adapun tempat penyajian ataupun kemasan untuk minuman yang biasa digunakan masyarakat terbuat dari kertas, plastik, ataupun styrofoam, sedangkan wadah penyajian umumnya berbahan gelas kaca seperti gambar berikut ini. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Kemasan Sumber Gambar Kemasan minuman dari kertas dan styrofoam Sumber http// Gambar Wadah minuman dari bahan kaca Membuat Karya 1. Buatlah minuman segar berdasarkan informasi dari hasil observasi dan wawancara atau berdasarkan buku sumber/referensi yang kamu miliki. 2. Tuliskan semua tahapan pembuatan karyamu secara lengkap dan menarik. Misalnya, bahan dan alat yang digunakan, proses pembuatannya, kemasan maupun penyajiannya, serta tips dan hal khusus yang perlu diperhatikan. 3. Perhatikan tahapan pembuatan produk dalam bekerja, keselamatan kerja, dan kebersihan, serta hubungan sosial/kerja sama antarte- man sekelompokmu. 4. Pada akhirnya, produk tersebut dicoba oleh teman maupun guru- guru di sekolah. Catatlah hasil penilaian teman dan guru terhadap minuman segar buatanmu sebagai bahan untuk evaluasi diri. Kelompok ... Nama Anggota 1... 2... 3... 4... Kelas ... Laporan Pembuatan Karya 1 Perencanaan identifikasi kebutuhan, alasan, dan ide/gagasan 2 Pelaksanaan a Persiapan yaitu merancang, seleksi/mendata bahan dan alat, presentasi rancangan dan rencana kerja b Proses Pembuatan yaitu pemotongan bahan, mencampur dan mengolah bahan 3 Penyajian/Pengemasan Penataan dan pengemasan 4 Evaluasi Analisis/evaluasi produk dari guru, teman dan penjualan produk Lembar Kerja 3 LK-3 Keselamatan Kerja Perhatikanlah! • Gunakan celemek. Ikat rambutmu jika panjang agar ti- dak ada rambut yang terjatuh pada makanan saat beker- ja. Cuci tangan sebelum bekerja atau gunakan sarung tangan plastik jika ada. • Hati-hatilah dalam bekerja baik saat menggunakan peralatan tajam, listrik, kompor gas/minyak tanah, maupun pecah belah. • Jaga kebersihan, kerapihan, dan kerja sama saat membuat Kamu telah melaksanakan praktik pembuatan minuman segar bersama kelompok, studi pustaka, observasi, dan wawancara pada penjual minuman segar. Bagaimana hasilnya? Apakah kelompokmu sudah mengerjakan kegiatan praktik dengan baik? Evaluasilah kerja kelompokmu dalam melakukan berbagai pengolahan pangan buah dan sayuran pada minuman segar. Isi lembar kerja di bawah ini dengan melengkapi tabel. Beri tanda ceklist sesuai jawabanmu! Sertakan alasannya Releksi Kerja Kelompok Releksi Kerja Kelompok Nama kelompok ... Nama siswa ... Tuliskan kesimpulanmu berdasarkan refleksi di atas! ... ... Uraian Baik Cukup Kurang Alasan Pengamatan Perencanaan Persiapan Pembuatan Evaluasi Pelaporan Kerjasama Disiplin Tanggung Jawab Evaluasi Rencanakan pembuatan suatu produk olahan pangan berupa minuman segar. Jelaskan mengapa kamu memilih buah tersebut dan bagaimana karakteristik buah tersebut. Per- hatikan tahapan pembuatan produk dalam bekerja agar hasilnya baik. Tugas Individu Kembangkan Kreativitasmu! 1. Pilihlah satu atau dua bahan buah/ sayuran pada Gambar Buatlah minuman segar dengan buah dan sayuran pilihanmu. Gunakan teknik pengolahan minuman dari buah dan sayuran. 2. Dalam berkarya, gunakan tahapan pembuatan karya. 3. Tuliskan semua tahapan pembuatan karyamu secara lengkap dan menarik. Misalnya bahan dan alat yang digunakan, Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Timun, pisang, tomat, jeruk nipis, dan belimbing adalah bahan dasar minuman kesehatan Renungkan dan tuliskan! Ungkapkan manfaat apa yang kamu rasakan setelah mempelajari pengolahan pangan minuman segar dari buah dan sayuran mengenai hal berikut. 1. Keragaman produk pengolahan minuman segar dari buah- buahan dan sayuran di daerahmu. 2. Kunjungan pada tempat penjualan/pembuatan produk pengolahan minuman segar dari buah dan sayuran. 3. Pengalaman yang menyenangkan saat mencari informasi, melakukan observasi, studi pustaka, wawancara dengan penjual/ narasumber, dan bekerja sama dengan teman di kelompok. 4. Kesulitan yang dihadapi saat mencari informasi di tempat yang dikunjungi, saat melakukan observasi dan wawancara dengan penjual/narasumber dan bekerjasama dengan teman di kelompok. 5. Pengalaman dalam membuat produk minuman segar dengan kreativitas sendiri dan bekerja sendiri mulai dari perencanaan, persiapan, pembuatan dan pemasaran. 6. Manfaat apa yang kamu dapatkan dan rasakan sebagai individu sosial, setelah mempelajari pengolahan minuman segar. Releksi Diri proses pembuatan, kemasan maupun penyajiannya, serta tips dan hal khusus yang perlu diperhatikan. Gunakan LK-3 di halaman sebelumnya 4. Ungkapkan pendapatmu, hal apa yang kamu rasakan dan pengalaman apa yang kamu dapatkan saat mengerjakan tugas ini. Apa kesulitan dan kesenangan yang ditemui? Tuliskan ungkapan perasaan/pengalamanmu dengan terbuka dan jujur. 5. Mintalah guru-guru dan temanmu untuk memberikan penilaian. 6. Presentasikan/ceritakan hasil tugas ini pada temanmu di kelas. B. Pengolahan Minuman
berikut bahan yang sering digunakan untuk kemasan minuman segar kecuali